Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja…
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…
Serta mulut yang akan selalu berdoa…

(quoted from 5cm: Donny Dhirgantoro)

Selasa, 31 Mei 2011

Daftar Gunung Di INDONESIA Berdasarkan tinggi dan letak



Indonesia adalah 'surga para pendaki' karena ratusan buah gunung menjulang di atas daratan atau bahkan
di tengah lautan. Gunung merupakan salah satu penjaga ekosistem lingkungan karena kemampuannya menyuguhkan bermacam vegetasi dan dengan sendirinya menghadirkan habitat berbagai binatang di dalamnya.

Berikut daftar nama-nama gunung populer di Indonesia.

Gunung di Papua

* Gunung Puncak Carstenz Pyramid(4,884 m.dpl) merupakan gunung tertinggi di Indonesia.
* Gunung Puncak Jaya(4,860 m.dpl)
* Gunung Puncak Trikora(4,730 m.dpl)
* Gunung Puncak Idenberg (4,643 m.dpl)
* Gunung Dom (1,332 m.dpl)
* Gunung Derabaro (4,150 m.dpl)
* Gunung Yamin (4,595 m.dpl)
* Gunung Yaramamafaka (3,370 m.dpl)
* Gunung Redoura (3,083 m.dpl)
* Gunung Togwomeri (2,680 m.dpl)
* Gunung Mandala (4,640 m.dpl)
* Gunung Ngga Pilimsit(4,717 m.dpl)
* Gunung Foja (1,800 m.dpl)
* Gunung Cyrcloop (2,034 m.dpl)

Gunung di Jawa

* Gunung Anjasmara (2.277 m)
* Gunung Argapura (3.088 m)
* Gunung Arjuno (3.339 m)
* Gunung Bromo (2.392 m)
* Gunung Bukit Tunggul (2.208 m)
* Gunung Burangrang (2.057 m)
* Gunung Cereme (3.078 m)
* Gunung Cikuray (2.818 m)
* Gunung Galunggung (2.167 m)
* Gunung Gede (2.958 m)
* Gunung Guntur (2.249 m)
* Gunung Karang (1.245 m) sekitar 40 KM selatan Pandeglang
* Gunung Kembar I (3.052 m)
* Gunung Kembar II (3.126 m)
* Gunung Lasem (806 m) Rembang Jawa Tengah
* Gunung Lawu (3.245 m)
* Gunung Semeru (3.676m) gunung tertinggi di pulau Jawa dan gunung berapi ketiga tertinggi di Indonesia
* Gunung Malabar (2.343 m)
* Gunung Masigit (2.078 m)
* Gunung Merapi (2.911 m)
* Gunung Merbabu (3.145 m)
* Gunung Muria (1.602 m)
* Gunung Panderman, (2.000 m)
* Gunung Pangrango (3.019 m)
* Gunung Papandayan (2.665 m)
* Gunung Patuha (2.386 m)
* Gunung Botak (3.702 m) (kabupaten grobogan)
* Gunung Penanggungan (1.653 m)
* Gunung Raung (3.332 m)
* Gunung Salak (2.211 m)
* Gunung Slamet (3.432 m)
* Gunung Sumbing (3.336 m)
* Gunung Sundara (3.150 m)
* Gunung Tangkuban Perahu (2.084 m)
* Gunung Ungaran (2,050 m)
* Gunung Wayang (2.181 m)
* Gunung Welirang (3.156 m)
* Gunung Wilis (2.552 m)
* Gunung Kelud (1.350 m)

Gunung di Kalimantan

* Gunung Palung (1.116 m) Kalimantan Barat
* Gunung Raya (2.278 m) Kalimantan Tengah
* Gunung Liangpran (2.240 m) Kalimantan Timur
* Gunung Halau (1.892 m) Kalimantan Selatan

Gunung di Sulawesi

* Gunung Awu (1.320 m) Kepulauan Sangihe
* Gunung Lokon (1.689 m)
* Gunung Klabat(1995 mdpl)
* Gunung Mekongga (2.620 m)
* Gunung Mahawu (1311 mdpl)
* Gunung Bawakaraeng (2.705 m)
* Gunung Latimojong (3.478 m)
* Gunung Lokon (1580 mdpl)
* Gunung Lompobattang (2871 m)
* Gunung Soputan (1783 m)
* Gunung Karangetang Kabupaten Siau
* Gunung Ambang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Gunung di Sumatra

* Gunung Dempo (3159 m) Sumatra Selatan
* Gunung Kerinci (3.805 m) Jambi gunung tertinggi di Sumatra, kedua di Indonesia dan gunung berapi tertinggi di Indonesia
* Gunung Sinabung (2.475 m) Sumatra Utara
* Gunung Sibayak (2.212 m) Sumatra Utara
* Gunung Pesagi (2.262 m) Lampung
* Gunung Singgalang (2.877 m) Sumatra Barat
* Gunung Marapi (2,891.3 m) Sumatra Barat
* Gunung Talamau (2,912 m) Sumatra Barat
* Gunung Tandikat (2438 m) Sumatra Barat
* Gunung Leuser (3172 m) NAD
* Gunung Perkison (2300 m) NAD
* Gunung Talang (2600 m) Sumatra Barat
* Gunung Sago (2500 m) Sumatra Barat

Bali & Nusa Tenggara

* Gunung Agung (3.142 m) di Bali
* Gunung Batur (1.717 m) di Bali
* Gunung Batukaru (2.276 m) di Bali
* Gunung Barujari (2.376 m) di Lombok' gunung baru di kawah Gunung Rinjani
* Gunung Ebulolobo (2,123)
* Gunung Inielika (1,559)
* Gunung Kondo (2,947)
* Gunung Nangi (2,330)
* Gunung Rinjani (3.726 m) di Lombok, gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia
* Gunung Sangeang (1,949)
* Gunung Tambora (2.850 m) di pulau Sumbawa
* Gunung Anak Ranakah (2,402)
* Gunung Ebulabo (2,123)
* Gunung Egon (1,703)
* Gunung Iliboleng (1,659)
* Gunung Iliwerung (1,486)
* Gunung Inerie (2,230)
* Gunung Keknemo (2,070)
* Gunung Kelimutu (1,385)
* Gunung Lewotobi Laki-laki (1,584)
* Gunung Lewotobi Perempuan (1,703)
* Gunung Lewotolo (1,319)
* Gunung Loreboleng (1,117)

Tempat lainnya

* Gunung Batusibela (2.111 m) di pulau Bacan kepulauan Maluku
* Krakatau di Selat Sunda
* Gunung Pangrango (3019 m) di puncak,Gunung tertinggi ke 2 di Jawa barat





Rabu, 25 Mei 2011

Taman Nasional Gunung Rinjani




Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan pegunungan rendah hingga pegunungan tinggi dan savana di Nusa Tenggara.
Potensi tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Gunung Rinjani antara lain jelutung (Laportea stimulans), dedurenan (Aglaia argentea), bayur (Pterospermum javanicum), beringin (Ficus benjamina), jambu-jambuan (Syzygium sp.), keruing (Dipterocarpus hasseltii), rerau (D. imbricatus), eidelweis (Anaphalis javanica), dan 2 jenis anggrek endemik yaitu Perisstylus rintjaniensis dan P. lombokensis.
Selain terdapat satu jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga terdapat kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (Trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (Manis javanica), burung cikukua tanduk (Philemon buceroides neglectus), dawah hutan (Ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis broderipii), dan beberapa jenis reptilia.

Pada lembah di sebelah barat Gunung Rinjani terdapat Danau Segara Anak (2.008 m. dpl) yang airnya berbau belerang, suhunya berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Luas danau tersebut sekitar 1.100 hektar, kedalaman antara 160 - 230 meter. Di tengah-tengah danau ini muncul gunung baru vulkanik yang masih aktif dan terus berkembang. 


Gunung Rinjani yang merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia (3.720 m. dpl), menyimpan berbagai misteri salah satu diantaranya yaitu tentang keberadaan Dewi Enjeni. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, Dewi Enjeni adalah Ratu jin penguasa Gunung Rinjani. Mereka meyakini bahwa Dewi Enjeni lahir dari perkawinan manusia Sasak dengan jin, berparas cantik dan masih keturunan Raja Selaparang. Untuk menghormati Dewi Enjeni, masyarakat sering mengadakan upacara religius di Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak, dengan melepaskan ikan-ikan kecil yang terbuat dari emas tipis ke Danau Segara Anak.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Puncak Gunung Rinjani. Mendaki gunung, berkemah dan menikmati panorama alam Pulau Lombok.
Danau Segara Anak, Sebau dan Gunung Baru. Penelitian, menikmati fenomena alam/gejala alam, sumber air panas, mandi, pengamatan satwa dan menjelajahi hutan. Pada bulan Maulud, di Danau Segara Anak sering dijadikan atraksi budaya Pakelem (memandikan keris).
Otakkokoq dan Kembang Kuning. Mandi air panas yang berbau belerang untuk pengobatan (penghalus kulit) dan air terjun.
Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu;Perang Topat pada bulan Desember dan Ciwaratri pada bulan Januari di Mataram.

Musim kunjungan terbaik: bulan Agustus s/d Desember setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi:
Mataram - Selong - Sambelia - Sembalun Lawang (140 km) sekitar 4,5 jam dengan mobil. Bila berjalan kaki ke danau memerlukan waktu selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Senaru (82 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Torean (85 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 7,5 jam. Mataram - Masbagik - Kutaraja - Tetebatu (60 km) sekitar 1,5 jam, jalan kaki ke Otakkokoq selama 30 menit.









Sabtu, 23 April 2011

Misteri Gunung Gede, Pangrango



Kadangkala pendaki yang berada di kawasan alun-alun Surya Kencana akan mendengar suara kaki kuda yang berlarian, tapi kuda tersebut tidak terlihat wujudnya. Konon, kejadian ini pertanda Pangeran Surya Kencana datang ke alun-alun dengan dikawal oleh para prajurit. Selain itu para pendaki kadang kala akan melihat suatu bangunan istana.
Alun-alun Surya Kencana berupa sebuah lapangan datar dan luas pada ketinggian 2.750m dpl, di sebelah timur puncak Gede, merupakan padang rumput dan padang edelweiss. Surya Kencana adalah nama seorang putra Pangeran Aria Wiratanudatar (pendiri kota Cianjur) yang beristrikan seorang putri jin. Pangeran Surya Kencana memiliki dua putra : Prabu Sakti dan Prabu Siliwangi.
Kawasan Gunung Gede merupakan tempat bersemayam Pangeran Surya Kencana. Beliau bersama rakyat jin, menjadikan alun – alun sebagai lumbung padi yang disebut Leuit Salawe, Salawe Jajar, dan kebun kelapa salawe tangkal, salawe manggar.
Petilasan singgasana Pangeran Surya Kencana berupa sebuah batu besar berbentuk pelana. Hingga kini, petilasan tersebut masih berada di tengah alun-alun, dan disebut Batu Dongdang yang dijaga oleh Embah Layang Gading. Sumber air yang berada di tengah alun-alun, dahulu merupakan jamban untuk keperluan minum dan mandi.
Di dalam hutan yang mengitari Alun-alun Surya Kencana ini ada sebuah situs kuburan kuno tempat bersemayam Prabu Siliwangi. Pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi yang menguasai Jawa Barat, terjadi peperangan melawan Majapahit. Selain itu Prabu Siliwangi juga harus berperang melawan Kerajaan Kesultanan Banten. Setelah menderita kekalahan yang sangat hebat Prabu Siliwangi melarikan diri bersama para pengikutnya ke Gunung Gede.
Sekitar gunung Gede banyak terdapat petilasan peninggalan bersejarah yang dianggap sakral oleh sebagian peziarah, seperti petilasan Pangeran Suryakencana, putri jin dan Prabu Siliwangi. Kawag Gunung Gede yang terdiri dari, Kawah Ratu, Kawah Lanang, dan Kawah Wadon, dijaga oleh Embah Kalijaga. Embah Serah adalah penjaga Lawang Seketeng (pintu jaga) yang terdiri atas dua buah batu besar. Pintu jaga tersebut berada di Batu Kukus, sebelum lokasi air terjun panas yang menuju kearah puncak.
Eyang Jayakusumah adalah penjaga Gunung Sela yang berada disebelah utara puncak Gunung Gede. Sedangkan Eyang Jayarahmatan dan Embah Kadok menjaga dua buah batu dihalaman parkir kendaraan wisatawan kawasan cibodas. Batu tersebut pernah dihancurkan, namun bor mesin tidak mampu menghancurkannya. Dalam kawasan Kebun Raya Cibodas, terdapat petilasan/ makam Eyang Haji Mintarasa.
Pangeran Suryakencana menyimpan hartanya dalam sebuah gua lawa/walet yang berada di sekitar air terjun Cibeureum. Gua tersebut dijaga oleh Embah Dalem Cikundul. Tepat berada di tengah-tengah air terjun Cibeureum ini terdapat sebuah batu besar yang konon adalah perwujudan seorang pertapa sakti yang karena bertapa sangat lama dan tekun sehingga berubah menjadi batu. Pada hari kiamat nanti barulah ia akan kembali berubah menjadi manusia.

Senin, 17 Desember 2007

kebaraniat tuk nyatakan C_ _ TA itu yg belum ada sama gw.......

cinta itu emang g bisa nunggu.....
rasa penyesalan itu juga pasti ada,,,,
tapi keberanian dan keegoisanlah yang
menetang diri tuk tak ungkapkan persaan
itu......ya tuhan sungguh bukan hal yg
sangat mudah menunggu kepastian yang
tidak jelas dan sampai detik ini pun
perasaan itu belum terucapkan....
dan hati ini pun bertanya apakah
perasaan ini di tunggu oleh seseorang
itu dan diharapkannya?????????
apa cinta ini bertepuk sebelah tangan.....
ya tuhan hati pun tak sanggup menahan
perasaan yang tidak jelas ini......dan
sampai kapan cinta ini berakhir dan
musnah dalam diri???//